Perpajakan

Materi Kuliah  Perpajakan

Pajak-1-Pengantar Perpajakan pert 1 100912

Pajak-1-Pajak dalam perusahaan 100912

Pajak-1-Konsep Pajak Penghasilan 100912

Pajak-1-Pajak witholding 21 dan 26 021012

Pajak-1-Pajak 24 2409012

Pajak-1-Pajak 25 2409012

Pajak-1-Pajak Final 240912

Pajak-1-Pajak witholding 22 dan 23 240912

[Slide 4] Pencatatan Transaksi

[Slide 5] Pengukuran Aset

[Slide 6] Rekonsiliasi Fiskal

[Slide 7] PSAK 46

[Slide 8] PPh 22, 23

[Slide 9] PPh 24 dan 25

[Slide 10] PPh Final

[Slide 9] KUP

Perpajakan dan Akuntansi

Pajak Internasional – seminar perpajakan

Manajemen Pajak- seminar perpajakan

 

PERPAJAKAN

  1. Wajib pajak PT.Perdana pada tahun 2009 memperoleh penghasilan netto sebesar Rp.500.000.000. Pajak yang telah dibayarkan melalui pemotongan/pemungutan oleh pihak ketiga serta  yang terhutang atau dibayar diluar negri dalam tahun 2009 sebagai  berikut :
  • Pph pasal 22 atas impor barang sebesar Rp.50.000.000
  • Pph pasal 23 atas sewa dividen,dll Rp,10.000.000
  • Pajak yg dibayar di luar negri sebesar Rp.25.750.000. dari jumlah tersebut yang boleh dikreditkan sebesar Rp.20.000.000.000

Surat pemberitahuan Tahunan PPH disampaikan pada tanggal 30 april 2010. Angsuran Pajak pada bulan desember 2009 sebesar Rp.15.500.000 pada bulan agustus 2010 diterima surat ketetapan pajak yg menyebutkan bahwa angsuran pph tahun 2010 adalah seb esar  Rp.15.750.000. besarnya angsuran pajak pada thn 2010 dihitung sebagai berikut :

  1. Angsuran pph bulan januari s..d april 2010 adalah sama dengan angsuran bulan terakhir tahun 2009 yaitu Rp.15.500.000
  2. Agsuran PPh bulan Mei s.d Agustus 2010 dihitung sebagai berikut :

28 % x Rp.500.000.000 = Rp.140.000.000

Angsuran bulanan pph pasal 25 ayat (1) untuk tahun 2010 adalah:

Pph terutang berdasar spt tahunan PPh tahun 2009 Rp.140.000.000

Kredit Pajak :

Pph Pasal 22                                       Rp.50.000.000

Pph Pasal 23                                       Rp.10.000.000

Pph Pasal 24                                       Rp.20.000.000

Total Kredit pajak                                                                                      Rp.80.000.000 (-)

Dasar Penghitungan Angsuran                                                             Rp.60.000.000

Besarnya angsuran pajak yg harus dibayar sendiri oleh wajib pajak setiap bulan mulai bulan Mei s.d  agustus 2010 adalah :

Rp. 60.000.000 : 4                                                             Rp.15.000.000

  1. Angsuran Pph bulan september s.d Desember 2010 adalah sama dengan jumlah yang ada pada surat ketetapan pajak atau sebesar Rp.15.750.000
  1. Perusahaan Ananda dimiliki oleh tuan Hakim (k/1) Surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan tahun 2009 disampaikan pada akhir tahun 2009. Data yag terdapat dalam SPT tersebut adalah :

Penghasilan netto                                                                  Rp,516.800.000

PTKP (k/1)                                                                                 Rp.   16.800.000 (-)

Penghasilan Kena Pajak                                                       Rp.500.000.000

Sisa Kerugian fiskal tahun pajak 2003 sebesar Rp.300.000.000

Sisa Kerugian tersebut tidak dapat dikompensasikan pada penghasilan netto tahun 2009 karena telah lewat 5 tahun.

Jadi,  penghasilan Kena Pajak tahun 2009  Rp.500.000.000

Pajak Penghasilan terutang :

5 %  x Rp.   50.000.000                                           Rp.    2.500.000

15 %  x Rp.200.000.000                                          Rp.30.000.000

25 % x  Rp.250.000.000                                          Rp.62.500.000

Rp.95.000.000

Apabila pada tahun 2009 tidak ada pajak pengahasilan yang dipotong atau dipungut oleh pihak lain dan pajak yg dibayar atau terhutang diluar negeri sesuai denga ketentuan pasal 21, pasal 22, pasal 23, pasal 24, maka besarnya angsuran PPh pasal 25 tahun 2010 adalah :

Rp. 95.000.000 : 12                                  Rp.7.916.670

  1. Laba perusahaan
  2. Rp. 1.000.000.000                             ( 40 %)
  3. Rp.2.000.000.000                              (30 %)
  4. (1.000.000.000)

Rugi dalam negri Rp .500.000.000

Pph Netto A               1M/2,5 M x 625.000.000                = 250.000

Pph Netto B                               2M/2,5M x 625.000.000                 = 500.000

Pph Pasal 24 250.000.000 + Rp.500.000.000 = Rp.750.000.000.-

  1. PKP > 600.000.000

Fasilitas Dari pemerintah : 50 %   Pengahilan Bruto < 50 M

> 50 M  tidak ada potongan 50 %

Contoh :   PKP 200.000.000

Bruto setahun 3.000.000.000

Hitunglah Pph nya

Pph = 25 % x 200.000.000 x 50 %        = Rp.25.000.000,-

  1. PT .Yogananta di jakarta memperoleh penghasilan netto pada tahun 2009 sebagai berikut :
  • Di negara P, memperoleh penghasilan berupa laba usaha sebesar Rp.300.000.000

(tarif pajak yang berlaku adalah 20 %)

  • Dinegara Q memperoleh Penghasilan berupa laba usaha sebesar Rp.400.000.000  (tarif Pajak yang berlaku adalah 25 %)
  • Dinegara R,  memperoleh penghasilan berupa laba usaha sebesar Rp.100.000.000    (tarif Pajak yang berlaku adalah 35 %)
  • Didalam negri, memperoleh penghasilan berupa  laba usaha sebesar  Rp.200.000.000

Penghitungan  kredit pajak luar negri diperbolehkan (pph Pasal 24) adalah :

  1. Menghitung total PKP

Pengahsilan dari  negara P berupa laba usaha                            Rp.    300.000.000

Penghasilan dari  negara Q berupa laba usaha                           Rp.    400.000.000

Penghasilan dari  negara R berupa laba usaha                            Rp.    100.000.000

Penghasilan dari dalam negri berupa laba usaha                       Rp.    200.000.000

Jumlah Penghasilan netto                                                                   Rp.1.000.000.000

Jumlah penghasilan netto sama dg PKP karena tidak terdapat kompensasi kerugian atau pengurangan lain

  1. Menghitung PPH terutang

Tarif pasal 17 ayat(1) b x  PKP

28 % x Rp.1.000.000.000                                                                       Rp.280.000.000

  1. Menghitung Total PPh maksimum dikreditka sesuai perbandingan penghasilan masing-masing negara :
    1. PPh Maksimum untuk negara  P

Penghasilan negara P

X Total PPH Terhutang

Total penghasilan dalam dan Luar negri

Rp.300.000.000

X 280.000.000 = Rp.84.000.000

Rp.1.000.000.000

  1. PPh Maksimum  untuk negara Q

Penghasilan negara Q

X Total PPH Terhutang

Total penghasilan dalam dan Luar negri

Rp.400.000.000

X 280.000.000 = Rp.112.000.000

Rp.1.000.000.000

  1. PPh Maksimum  untuk negara  R

Penghasilan negara R

X Total PPH Terhutang

Total penghasilan dalam dan Luar negri

Rp.100.000.000

X 280.000.000 = Rp.28.000.000

Rp.1.000.000.000

  1. Menghitung PPh yang dipotong atau dibayar di Luar negri untuk masing-masing negara :
    1. PPh Terutang atau dibayar di negara P

Tarif Pajak Negara P X Penghasilan Negara P

20 % X Rp. 300.000.000                                         = Rp. 60.000.000

  1. PPh Terutang atau dibayar di negara Q

Tarif Pajak Negara P X Penghasilan Negara Q

25 % X Rp. 400.000.000                                         = Rp. 100.000.000

  1. PPh Terutang atau dibayar di negara R

Tarif Pajak Negara P X Penghasilan Negara R

35 % X Rp. 100.000.000                                         = Rp. 35.000.000

Kredit Pajak luar negeri diperbolehkan (PPh Pasal24) bagi PT.Yogananta tahun 2009 dihitung sebagai berikut :

(1) (2) (3) (4)
P RP.280.000.000 Rp. 84.000.000 Rp. 60.000.000 Rp. 60.000.000
Q RP.280.000.000 RP.112.000.000 RP.100.000.000 Rp.100.000.000
R RP.280.000.000 RP. 28.000.000 Rp. 35.000.000 Rp. 28.000.000
Total Kredit Pajak luar Negri diperbolehkan Rp.188.000.000

Total Kredit  Pajak Luar Negri diperbolehkan Rp.188.000.000 karena jumlah ini masih lebih rendah dibanding total PPh terutang (Rp.280.000.000)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s